SRAGEN — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Madina Sragen melaksanakan berbagai program pengabdian di Kampus II Pondok Pesantren Ibnu Abbas As Salafy. Program ini berfokus pada penguatan kemampuan bahasa Arab, peningkatan literasi digital, pengembangan keterampilan praktis, serta penumbuhan kepedulian sosial dan keagamaan di lingkungan pesantren.
Kegiatan KKN Mandiri tersebut menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui program yang disesuaikan dengan lingkungan pesantren, mahasiswa berupaya menghadirkan kegiatan edukatif dan kreatif yang mendukung pengembangan kompetensi santriwati sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan Islam.
Dukung Penguatan Bahasa Arab melalui Qism Lughoh
Salah satu program yang dilaksanakan mahasiswa KKN Mandiri adalah membantu Qism Lughoh dalam menyelenggarakan kegiatan pekanan bahasa Arab. Mahasiswa turut berpartisipasi dalam persiapan dan pelaksanaan acara serta membantu kepanitiaan kegiatan Musabaqoh Fathil Mu’jam, yaitu kegiatan yang berorientasi pada pengenalan dan pemanfaatan kamus bahasa Arab, termasuk kamus Mahmud Yunus dan Al-Munawwir.
Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap pembelajaran bahasa Arab di lingkungan pesantren. Penguasaan bahasa Arab memiliki peran penting dalam pendidikan Islam, terutama untuk menunjang pemahaman literatur keislaman dan memperluas kemampuan santriwati dalam mengakses sumber-sumber ilmu pengetahuan.
Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa KKN Mandiri turut mendukung pembelajaran yang mendorong kedisiplinan, ketelitian, dan pengembangan kemampuan berbahasa di kalangan santriwati.

Tingkatkan Literasi Digital melalui Pelatihan Canva
Dalam bidang literasi digital, mahasiswa KKN Mandiri menyelenggarakan pelatihan desain menggunakan Canva yang diikuti oleh 20 santriwati kelas IX. Kegiatan ini disampaikan oleh Aisyah Dzubyan, salah satu mahasiswi KKN Mandiri STIT Madina Sragen.
Pelatihan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pengenalan fitur Canva, pemilihan templat gratis, serta pengenalan penggunaan huruf (font) dan kombinasi warna. Materi disampaikan melalui video edukatif dan penjelasan singkat dari pemateri agar peserta memperoleh gambaran dasar mengenai pembuatan desain digital.
Pelatihan tersebut bertujuan memperkenalkan keterampilan desain grafis sederhana yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pembelajaran, membuat media informasi, dan mengembangkan kreativitas santriwati. Penguasaan keterampilan digital diharapkan dapat menjadi bekal bagi santriwati untuk menghadapi kebutuhan pendidikan yang semakin berkembang.

Kembangkan Keterampilan Praktis melalui Baking Class dan Dimsum
Selain program bahasa Arab dan literasi digital, mahasiswa KKN Mandiri juga menyelenggarakan kegiatan Baking Class and Dimsum yang diikuti oleh 15 peserta Khidmah Putri yang telah mendaftar melalui formulir kegiatan.
Kegiatan ini diawali dengan pengenalan dimsum, termasuk sejarah dan asal-usul makanan tersebut. Selanjutnya, peserta memperoleh gambaran mengenai proses pembuatannya melalui pemutaran video edukatif.
Program ini menjadi sarana pengenalan keterampilan praktis di bidang kuliner. Selain menambah wawasan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan minat untuk mempelajari keterampilan baru yang berpotensi dikembangkan sebagai aktivitas produktif maupun bekal kewirausahaan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang bervariasi, tidak terbatas pada materi akademik, tetapi juga mencakup keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Tumbuhkan Kepedulian Sosial melalui Pembagian Takjil Ayyamul Bidh
Dalam bidang sosial dan keagamaan, mahasiswa KKN Mandiri turut berpartisipasi dalam kegiatan pembagian takjil bagi santriwati dan ustadzah yang menjalankan puasa Ayyamul Bidh. Kegiatan tersebut juga didukung melalui partisipasi donasi untuk penyediaan takjil.
Ayyamul Bidh merupakan puasa sunah yang dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Pembagian takjil menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus sarana menumbuhkan semangat berbagi di lingkungan pesantren.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berkontribusi dalam pelaksanaan program sosial, tetapi juga menguatkan nilai kebersamaan, keikhlasan, dan kepedulian yang menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter Islami.

KKN Mandiri sebagai Wujud Pengabdian dan Pembelajaran Mahasiswa
Rangkaian program KKN Mandiri di Kampus II PP Ibnu Abbas As Salafy memperlihatkan bahwa pengabdian mahasiswa dapat dilaksanakan melalui berbagai pendekatan yang saling melengkapi. Penguatan bahasa Arab, pelatihan desain digital, pengenalan keterampilan kuliner, dan pembagian takjil menjadi bentuk kegiatan yang menggabungkan aspek pendidikan, kreativitas, keterampilan, dan kepedulian sosial.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan, mengembangkan kemampuan berkomunikasi, melatih kerja sama, serta memahami kebutuhan masyarakat pendidikan secara langsung. Bagi lingkungan pesantren, program-program tersebut diharapkan dapat memberikan tambahan pengalaman belajar dan memperkaya kegiatan pengembangan diri santriwati.
Melalui semangat The ASRI University—Amanah, Santun, Religius, dan Inovatif—STIT Madina Sragen terus mendorong mahasiswa untuk menjadi generasi yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berakhlak mulia, kreatif, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi masyarakat.
KKN Mandiri ini menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang sesuai dengan kebutuhan lingkungan. Perpaduan antara penguatan ilmu keislaman, literasi digital, keterampilan praktis, dan kepedulian sosial diharapkan menjadi kontribusi positif mahasiswa dalam mendukung pendidikan dan pengembangan potensi santriwati di lingkungan pesantren. kmdx.
