You are currently viewing Ketua dan Operator STIT Madina Sragen Ikuti Bimtek Penomoran Ijazah dan Sertifikat Nasional di Yogyakarta

Ketua dan Operator STIT Madina Sragen Ikuti Bimtek Penomoran Ijazah dan Sertifikat Nasional di Yogyakarta

YOGYAKARTA – Ketua STIT Madina Sragen, Dr. Latifah Permatasari Fajrin, S.Pd.I., M.Pd.I., bersama operator perguruan tinggi yang dalam hal ini diwakili Sukamdi, M.Pd.I., mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penomoran Ijazah dan Sertifikat Nasional serta Kebijakan Akademik yang diselenggarakan pada 20–22 Oktober 2026 di Royal Darmo Malioboro Hotel, Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) dari Kopertais Wilayah III Yogyakarta dan Kopertais Wilayah X Jawa Tengah.

Bimtek ini menjadi forum strategis bagi pimpinan perguruan tinggi dan operator untuk memperkuat pemahaman mengenai kebijakan penomoran ijazah dan sertifikat nasional, sekaligus meningkatkan ketertiban administrasi akademik. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi acuan bagi perguruan tinggi dalam mengelola data akademik, memastikan kesesuaian dokumen kelulusan, serta mendukung tata kelola penerbitan ijazah yang akuntabel sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Tim Belmawa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Prof. Dr. Istiningsih, M.Pd., Wakil Rektor I UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta Prof. M. Sirozi, M.A., Ph.D., dari Majelis Akreditasi LAMGAMA. Para narasumber memberikan materi terkait kebijakan akademik, penomoran ijazah dan sertifikat nasional, serta aspek penjaminan mutu dan akreditasi perguruan tinggi.

Keikutsertaan Ketua STIT Madina Sragen bersama operator dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya institusi untuk meningkatkan kualitas layanan akademik dan memperkuat kepatuhan terhadap regulasi pendidikan tinggi. Sinergi antara pimpinan dan operator menjadi penting karena pelaksanaan kebijakan akademik membutuhkan keselarasan pengambilan keputusan, pengelolaan data, dan pelaksanaan administrasi di tingkat perguruan tinggi.

Melalui kegiatan ini, STIT Madina Sragen diharapkan dapat mengimplementasikan pengetahuan dan kebijakan yang diperoleh untuk meningkatkan akurasi data akademik, ketertiban administrasi kelulusan, serta akuntabilitas penerbitan ijazah dan sertifikat. Langkah tersebut sekaligus mendukung komitmen STIT Madina Sragen dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, bermutu, dan berorientasi pada pelayanan akademik yang bertanggung jawab. kmdx.

Tinggalkan Balasan